CNT-Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Selamat Datang di Subdit Narkotika

KPPBC Nunukan Tegah Penyelundupan Sabu-sabu 1 Kilogram

E-mail Print PDF

KPPBC Nunukan Tegah Penyelundupan Sabu-sabu 1 Kilogram

Petugas KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan berhasil menegah penyelundupan narkotika seberat lebih dari 1 kilogram, yang dibawa penumpang kapal ferry dari Tawau-Malaysia. Menurut petugas, barang tersebut ditegah pada 2 Januari 2015 dan awalnya terindikasi sebagai Methamphetamine atau sabu-sabu seberat 1.450,96 gram.

Kronologi kejadian bermula dari hasil analisa petugas operator X-Ray yang bertugas di pos pengawasan lintas batas Pelabuhan Tunontaka terhadap tampilan gambar hasil pemindaian dari sebuah tas selempang yang dibawa oleh tersangka. Tersangka sendiri sehari-hari bekerja sebagai anak buah kapal di kapal ferry tersebut. Berdasarkan pengakuan tersangka, ia mendapatkan tas tersebut dari salah seorang pengurus penumpang di kapal.

Setelah dilakukan pemeriksaan fisik mendalam terhadap tas tersebut, petugas mendapati 1 bungkus plastik hitam yang dilapisi lakban cokelat yang berisi 29 bungkus serbuk kristal putih bening. Petugas kemudian melakukan pengujian, dimana hasilnya menunjukan bahwa serbuik tersebut adalah narkotika jenis Methamphetamine.

Tersangka patut diduga telah melakukan tindak pidana di bidang kepabeanan, sebagaimana dimaksud pasal 102 huruf e jo. pasal 53 ayat 4 UU nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan jo. pasal 115 ayat 1 UU nomor 36 tahun 2009 tentang Narkotika. Untuk pengembangan penyelidikan kasus ini lebih lanjut, pelaku beserta barang bukti diserahkan kepada Kepolisian Resor Nunukan. (as)

 

sumber : www.kemenkeu.go.id

 

Warga Malaysia Selundupkan 6,32 Gram Sabu ke Batam

E-mail Print PDF

Intel Kodim 0316 Batam bersama Bea Cukai berhasil mengamankan dua warga negara Malaysia yang hendak menyelundupkan sabu ke Batam, Minggu, 11 Januari 2015 sore. Dari tangan mereka, petugas berhasil mengamankan 6,32 gram sabu yang disimpan di dalam sepatu.

Dan Unit Intel Kodim 0316 Batam Lettu Dede Trihardianto mengatakan penangkapan kedua WN Malaysia tersebut berawal dari informasi yang diterima satuannya. Info itu menyatakan pada hari Minggu akan ada beberapa warga negara asing yang menyelundupkan sabu ke Indonesia melalui pelabuhan Internasional Batam Centre. Mendapati informasi tersebut, pihaknya pun turun dan stand-by di lokasi yang dimaksud.

Dari informasi tersebut pihaknya mengamankan dua orang WN Malaysia yakni Shamsuri bin Satar dan Baranee Raj Kanapathy alias Amran.

Penangkapan keduanya berawal dari tertangkapnya Shamsuri yang baru turun dari kapal Lintas Samudra. Ketika melewati x-ray petugas beacukai mendeteksi adanya barang mencurigakan dari dalam sepatu pria berusia 29 tahun itu. Tak ingin kecolongan, petugaspun langsung memeriksa sepatu pria keturunan India ini. Dan benar saja, saat dibuka petugas menemukan dua bungkus sabu di dalam kedua sepatu.

“Kuat dugaan mereka adalah jaringan internasional yang cukup lihai,” jelas Dede.

Kini keduanya telah diserahkan ke Polda Kepri. (she)

 

sumber : www.batampos.co.id

 

Penindakan Narkotika Awal Tahun 2015 oleh Petugas Bea Cukai Nunukan

E-mail Print PDF
Mengawali tahun 2015 pada hari Jumat tanggal 02 Januari 2015 petugas Bea dan Cukai Nunukan berhasil mencetak prestasi dengan menegah penyeludupan barang yang terindikasi merupakan salah satu narkotika jenis methamphetamine (shabu) dengan berat 1.450,96 gram yang dibawa oleh seorang penumpang kapal ferry MV. Tawindo yang tiba dari Tawau-Malaysia sekitar pukul 18.00 WITA.
Penegahan ini merupakan hasil analisa petugas operator X-Ray yang bertugas di pos Pengawasan Lintas Batas Pelabuhan Tunontaka terhadap tampilan image hasil scan dari sebuah tas selempang berwarna cokelat merk LEVI’S yang dibawa oleh tersangka yang berinisial “A” yang sehari hari bekerja sebagai anak buah kapal di MV. Tawindo. Berdasarkan pengakuannya tas tersebut diberikan oleh saudara “AM” yang berbekerja sebagai pengurus penumpang. Demikian pemaparan yang disampaikan Kepala KPPBC TMP C Nunukan Max Franky Karel Rori dalam siaran persnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan fisik mendalam terhadap tas cokelat tersebut, didapati 1 (satu) bungkus plastik hitam yang dilapisi lakban warna cokelat yang berisi 29 (dua puluh sembilan) bungkus serbuk kristal putih bening, dimana setelah dilakukan pengujian dengan drugtest dan hasilnya menunjukan bahwa serbuik tersebut adalah narkotika jenis Methamphetamine.
Pelaku patut diduga telah melakukan tindak pidana di bidang kepabeanan sebagaimana dimaksud pasal 102 huruf e jo. Pasal 53 ayat 4 Undang undang nomor 17 tahun 2006 tentang kepabeanan jo. Pasal 115 ayat 1 Undang undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Narkotika. Untuk pengembangan penyelidikan kasus ini lebih lanjut, KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan menyerahkan pelaku beserta barang bukti kepada Kepolisian Resort Nunukan pada tanggal 02 Januari 2015 pukul 23.00 WITA
Sumber : www.beacukai.go.id
 

Penyelundupan 11.480 Pil Ekstasi Berhasil Digagalkan KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Emas

E-mail Print PDF
Customs Narcotics Team (CNT) KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Emas telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 11.480 (sebelas ribu empat ratus delapan puluh) butir (setara dengan 3.429 gram) narkotika jenis Methylenedioxymethamphetamine - MDMA (Ekstasi) di Terminal Kedatangan Internasional Bandara A. Yani Semarang. Penyelundupan yang dilakukan Rabu, 2 April 2014 dilakukan penumpang pesawat Air Asia AK328 rute Kuala Lumpur- Semarang, yang merupakan Warga Negara Indonesia berinisial OAI (38th). Modus yang dilakukan pelaku adalah menyembunyikan Ekstasi di dalam lampu sorot atau lampu tembak. Nilai narkotika tersebut diperkirakan sekitar Rp. 3.444.000.000,- (tiga miliar empat ratus empat puluh empat juta rupiah).

Kronologis penggagalan upaya penyelundupan narkotika (Ekstasi) di Bandara A. Yani Semarang dimulai dari hasil analisa intelijen petugas CNT KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Emas yang mencurigai  OAI seorang penumpang pesawat Air Asia AK328 rute Kuala Lumpur- Semarang.

Berdasarkan Customs Declaration (CD) dan Paspor yang diserahkan ke petugas kemudian petugas melakukan pemeriksaan x-ray terhadap barang bawaannya dan terhadap penumpang berinisial OAI tersebut diminta menuju posko Bea dan Cukai di Bandara Internasional A. Yani untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut (pemeriksaan fisik barang bawaan dan wawancara). Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam didapati kardus besar yang di dalamnya terdiri 4 kardus kecil yang masing-masing berisi 1 lampu sorot/ lampu tembak.

Di dalam lampu sorot / lampu tembak kedapatan butiran-butiran yang diduga sebagai ekstasi sejumlah 11.480 (sebelas ribu empat ratus delapan puluh) butir (setara dengan 3.429 gram) dalam  kemasan plastik  Dari hasil uji laboratorium di Balai Pengujian dan Identifikasi Barang Tipe A Jakarta menunjukkan bahwa butiran-butiran tersebut adalah Methylenedioxymethamphetamine - MDMA (Ekstasi).

Sumber : www.beacukai.go.id

 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 76

Agenda Kegiatan

No events

Who's Online

We have 8 guests online

Newsflash

Kantor Pusat DJBC menyelenggarakan Rapat Koordinasi Analis Narkotika, Psikotropika dan Prekursor pada tanggal 27 s.d. 28 Februari 2012 di Kantor Pusat DJBC, Jalan Jendral A. Yani Jakarta

Kantor Pusat DJBC menyelenggarakan Workshop on Customs Narcotics Team “Refreshment Program Workshop on Customs Narcotics Team (CNT)” pada tanggal 6 s.d. 9 Februari 2012 pukul 07.30 WITA s.d. selesai di Kanwil DJBC Jawa Tengah dan DIY, Arteri Yos Sudarso, Semarang

Sehubungan dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 243/PMK.04/2011 tanggal 27 Desember 2011 Tentang Pemberian Premi, dengan ini kami beritahukan tentang peraturan tersebut dimana didalamnya diatur mengenai pemberian premi Narkotika

Kantor Pusat DJBC menyelenggarakan Workshop on Customs Narcotics Team “Refreshing and Empowering” pada tanggal 12 s.d. 14 September 2011 pukul 07.30 WITA s.d. selesai di Rama-Shinta Room, Discovery Kartika Plaza Hotel, Jalan Kartika Plaza, Denpasar, Bali.
undefined